Sedang Makamkan Anak, Ibu ini Nangis Bukan Main Saat Menoleh Kebelakang, 'Anakku.

Di dalam kehidupan, seseorang tentu tidak hanya berhadapan dengan kejadian-kejadian yang menyenangkan.

Selain hal-hal yang menyenangkan,

seorang manusia tentu pernah berhadapan dengan hal-hal yang menyedihkan atau menyakitkan.

Terkadang pada waktu yang bersamaan,

kita tak pernah tahu jika kelak suatu saat orang-orang di dekat kita mungkin tak selamanya akan bersama kita.

===

Saat kehilangan sosok yag sangat dicintai,

terkadang kita membutuhkan support atau dukungan dari orang-orang disekitar kita agar bisa bangkit dari rasa kesedihan.

Terkadang dukungan juga bisa datang dari orang-orang yang justru tak kita kenal.

Hal ini tentu akan memberikan kesan tersendiri ketika kita dirundung rasa sedih dan kehilangan.

===

Teegan Keith Sakaguchi, seorang bocah berusia 14 tahun, beberapa waktu yang lalu menghembuskan nafas terakhirnya, tepatnya pada 6 Mei 2017.

Akan tetapi, beberapa orang yang tak pernah diduga justru ikut datang dan memberikan penghormatan pada bocah laki-laki ini.

Usut punya usut, Teegan adalah bocah yang tumbuh besar di Idaho Falls, Idaho, Amerika Serikat.

Ia tumbuh besar layaknya bocah laki-laki seumurannya pada umumnya.

Akan tetapi ada yang membedakan dirinya dengan anak-anak lain.

===

Teegan ternyata memiliki masalah dalam berjalan serta berbicara.

Ini dikarenakan Teegan memiliki otot yang sangat lemah.

Tak lama setelah dilahirkan, Teegan didiagnosa mengidap Propionic Acedemia (PPA).

PPA merupakan penyakit metabolik bawaan dan kongenital yang menyebabkan tubuh tak memiliki enzim untuk mencerna atau menghancurkan protein.

Karena tubuhnya tak bisa menerima protein, Teegan menjadi semakin lemah setiap tahunnya.

Meski begitu, Teegan tak pernah merasa sedih.

Ia selalu berusaha menikmati hidup.

===

Dibalik itu semuam Teegan ternyata menyukai hal-hal berbau sepeda motor.

Sang ibunda, Aubrey Ashley, beserta sang mantan suami diketahui pernah bekerja di salah satu toko yang menjual sepeda motor merk Harley Davidson.

Hal inilah yang membuat Teegan tumbuh bersama bersama hal-hal berbau sepeda motor.

Tak lama, Aubrey, ibu tunggal yang membesarkan dua orang anak ini, keluar dari pekerjaannya tersebut.

Saat putra keduanya, Cohen, lahir pada 2012 dengan kondisi yang sama seperti Teegan, Aubrey memutuskan untuk focus merawat semua putranya.

===

Semasa hidupnya, Teegan kerap berpartisipasi pada bidang pendidikan dan memberi kontribusi dalam hal yang berhubungan dengan penyakit yang diidapnya.

Dan berkat hal ini, adiknya Cohen berhasil menjadi pasien pertama yang bisa menerima transplantasi hati.

Sejak saat itu, Cohen tak lagi mengalami masalah dalam mencerna protein.

Berkat sang kakak pula penyakit ini bisa lebih mudah diatasi untuk kedepannya.

Namun ternyata Tuhan punya kehendak lain.

Dokter yang selama ini menangani Teegan sudah tak mampu melakukan apa-apa lagi untuk menyelamatkan nyawa Teegan.

Dengan kata lain, nyawa Teegan sudah tidak bisa diselamatkan lagi dan kepergiannya hanya tinggal menunggu waktu.

====

Pada 1 Mei 2017, pahlawan kecil ini menghembuskan nafas terakhirnya setelah bertahun-tahun melawan penyakitnya tersebut.

Akan tetapi, kebahagiaan dan semangat yang dipancarkan Teegan dalam perjuangannya justru berhasil menginspirasi banyak orang disekitarnya.

Teegan berhasil menjadi contoh bagi hampir semua orang yang pernah bertemu dengannya.

===

Dengan bantuan beberapa dermawan, teman baik dari sang ibu yang bernama Jacquelyne Amber, berhasil mengumpulkan sejumlah uang untuk membantu biaya pemakaman bocah pemberani ini.

Melalui GoFundMe, Amber menjelaskan betapa putra dari temannya tersebut sudah melakukan banyak hal baik selama hidupnya.

"Meski sulit, Teegan mendapat banyak sekali kesempatan.”

“Teegan adalah bocah paling bahagia dan paling kuat.”

“Ia telah berjuang dalam hidupnya.”

“Pagi dan malam seluruh hidupnya dihiasinya dengan senyum dan tawa yang mampu mencerahkan hati siapapun yang bertemu dengannya," tulis Amber.

===

Pemakaman Teegan pun berhasil menunjukkan jika sosoknya dicintai banyak orang, bahkan orang yang tak dikenalnya sekalipun.

Pada hari pemakamannya, beberapa orang dari klub sepeda motor gede ternyata muncul di acara tersebut dan ikut menghadiri pemakaman Teegan.

Berlinang air mata, Aubrey tak percaya.

Satu persatu jumlah pengendara motor besar muncul di acara pemakamananaknya.

Lebih dari 30 pria dan wanita rela menunggu di luar untuk mengiringi sekaligus menemani Teegan menuju tempat peristirahatan terakhirnya.

===

Beberapa anggota dari klub motor di Idaho ini berkumpul untuk memberikan penghormatannya kepada Teegan.

Sang ibu yakin Teegan pasti bahagia melihat ini dari surga.

"Teegan memang suka sepeda motor.”

“Dan aku yakin, kalau ada angin yang melintas dikepalamu, itu pasti dia yang sedang menyapamu," ujar Aubrey.

"Aku merasa sangat bahagia."

Loading...
loading...

Leave a Comment