Sakit Hati Seorang Istri! Akibat Pergoki Suami Sedang Asyik Bersama Pelakor di Dalam Mobil, Wanita Ini Lakukan Hal Tak Disangka!

Pada hari selasa (13/2/2018) telah terjadi tabrakan antara Mitsubishi L300 dan Fortuner sekitar jam 9 pagi.

Namun yang bikin kecelakaan ini sedikit berbeda, ternyata insiden ini melibatkan mobil suami istri.

Istri yang nekat tabrak suami | Facebook/Yuni Rusmini

Ternyata kedua mobil yang saling bertabrakan tersebut dibawa oleh pasangan suami istri.

Menurut keterangan netizen bernama Yuni Rusmini di Facebook, "Yang laki-laki pakai L300 dan yang istri bawa Fortuner."

Tabrakan terjadi di Jalan Kapten Mulyono depan Manggis 3, Sampit, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Usut-punya usut tabrakan ini ternyata gara-gara masalah rumah tangga.

Kejadian ini bermula saat sang suami membawa pelakor dengan mobil Mitsubishi L300.

Akan tetapi sang istri kemudian memergoki mereka.

Tak lama, pelakor akhirnya turun di jalanan.

Penampakan mobil yang ditabrakan | Facebook/Yuni Rusmini

Sang istri tidak bereaksi hanya sampai di sini.

Dengan menggendong anaknya yang masih balita, ia mengejar suaminya memakai Fortuner.

Namun yang sangat mengejutkan, ternyata mobil tersebut ditabrakkan ke bagian belakang L300 yang dibawa suaminya.

Tak ayal L300 tersebut ringsek usai menghantam sebuah pohon.

Kejadian ini membuat sang suami tergencet mobil.

Beruntung, lelaki malang ini masih hidup meski terluka parah.

"Masih hidup terluka parah di bawa ke RS," pungkas Yuni Rusmini.

Kiriman ini dibagikan pada hari selasa 13/2/2018) jam 12.43 siang.

Penampakan mobil yang menabrak | Facebook/Yuni Rusmini

Seorang netizen bernama Chilla Olivia memberi komentar yang tidak kalah ngeri-ngeri sedap.

Saya juga akan melakukan hal yang sama seperti ibu ini."

"Lebih baik liat mereka (suami dan pelakor) mati ketimbang harus melihat mereka bahagia."

"Salut buat ibu."

Di atas bergam komentar yang mendukung aksi istri tersebut, beberapa netizen juga menyoroti hal lain.

"Ya Tuhan, kasihan anaknya," tulis netizen bernama Ary Lestari.

"Yang sabar, bu."

"Hati boleh panas, tapi coba pikirkan mentyal anaknya.

Emosi memang hal yang lumrah, tapi perlu diperhatikan kondisi sang anak. Semoga permasalahan ini dapat diselesaikan dengan kepala dingin.

 

Sumber : Grid.ID/Ahmad Rifai

Loading...
loading...

Leave a Comment