Pelanggan Ini Kesal dan Meminta Ganti Rugi karena Diberi Cupcakes Basi dan Berbusa. Tapi Saat Pemilik Toko Melihat Isi Kotaknya, Ia Berteriak ‘Tidaaak!’

Sharon Carter adalah pemilik usaha kecil dan seorang ibu empat anak yang telah melalui banyak rintangan dan masalah finansial untuk mendapatkan tempat tinggalnya.

Pertama, dia didiagnosis menderita kanker ovarium, dan kemudian dia kehilangan adik laki-lakinya.

Beberapa tahun kemudian, anaknya didiagnosis menderita penyakit degeneratif, dan biaya pengobatannya terus menumpuk.

Dia bekerja di toko Cupcakes Mrs C, sebuah toko kecil yang hanya memiliki sedikit staf, yang berarti dia bekerja berjam-jam dan tidak memiliki banyak waktu untuk dihabiskan bersama dengan anaknya yang sangat dia sayangi.
Jadi bayangkan betapa stressnya dia, ketika seorang pelanggannya kembali ke toko dan meminta ganti rugi kepadanya, tidak lama setelah ia membeli segelas kue cupcakes dari toko ini.

Pelanggan ini pun mengatakan bahwa cupcakes ini sudah basi dan berbusa.

“Saya hanya menyerahkan mereka (para pelanggan) kepada atasan saya jika ada sedikit masalah. Dia baru mencoba satu dan rasanya sangat basi,” kata Carter.

Youtube Screenshot | KIIS 1065

Pelanggannya jelas tidak senang, dan Carter berusaha memperbaiki keadaan.

“Saya senang melakukan apapun yang Anda inginkan untuk mengganti rugi semuanya,” janjinya.

Dia menawarkan untuk mengembalikan kue cupcakes yang ia beli, atau menggantinya jika mereka mau.

Saat pelanggan ini berkata akan memikirkannya terlebih dahulu, Carter mulai resah.

Kemudian wanita itu mengangkat telepon untuk memanggil atasannya, dan Carter hanya bisa menunggu untuk mendengar keputusan atasannya.

Dia mendengar wanita tersebut bertanya apakah atasannya masih berada di toko itu, dan kemudian dia mengundang atasannya ke toko, “Jadi kami bisa menunjukkan kepadanya apa yang kami maksud.”

Carter pun gugup dan langsung meminta maaf, tapi pelanggan tersebut enggan untuk menerima maafnya karena kejadian ini.

Tapi beberapa menit sebelum atasannya tiba, ia merasa tegang.

“Tidak apa-apa, saya ingin pelanggan saya bahagia,” jawab Carter. “Jadi saya bersedia.”

“Apakah kue disini dibiarkan begitu saja selama semalaman?” tanya pelanggan wanita itu.

“Jadi tidak ada pelanggan lain yang mengeluh tentang ini?”

Youtube Screenshot | KIIS 1065

Dia segera memberi tahu Carter sambil mengambil cupcake yang ia beli.

“Ketika saya merasakan salah satu dari mereka, rasanya terasa seperti sabun. Ini berbusa dan pahit.”

Wajah Carter langsung lemas. Dia tidak yakin bagaimana ini bisa terjadi. Lalu wanita itu bertanya apakah dia mengenal, “Mrs. C” dari nama toko, dan dia bilang iya.

Youtube Screenshot | KIIS 1065

“Oh, saya pernah mendengar tentang Anda,” katanya.

Carter tidak yakin apakah itu hal yang baik atau buruk.

Setelah bolak-balik menjelaskan tentang betapa buruknya cupcakes yang ia beli selama satu atau dua menit, dia mengatakan pada Carter bahwa dia seharusnya mencicipinya sendiri.

Karena penasaran, Carter dengan mudah menyetujuinya, dan membuka kotak itu.

Youtube Screenshot | KIIS 1065

Carter melihat ke dalam, lalu segera mengeluarkan teriakan keras, “Tidak!”

Youtube Screenshot | KIIS 1065

Di dalamnya ada setumpuk uang tunai, dan Carter tidak percaya pada apa yang dilihat matanya.

“Oh, ya ampun!!” katanya berulang-ulang. Dia mulai menangis, karena wanita tersebut mengatakan kepadanya bahwa uang itu berjumlah $ 10.000.

Pelanggannya sebenarnya adalah Jacqueline Ellen Henderson, yang dikenal sebagai Jackie , salah satu pembawa acara di radio terkenal di Australia.

Mereka telah mendengar tentang penderitaan Carter, dan ingin membantu mengubah nasib buruk yang ia alami.

Memberikan bantuan ekstra ini membantu Carter untuk bisa menghabiskan lebih banyak waktu dengan anaknya.

Youtube Screenshot | KIIS 1065

“Tahun ini memang sangat sulit bagi saya,” kata Carter.

Youtube Screenshot | KIIS 1065

“Ini berarti saya bisa pulang untuk merayakan natal bersama anak saya,” katanya sambil menyeka air matanya.

“Itu berarti kita bisa melakukan sesuatu yang ingin dilakukannya.”

Tonton videonya di sini!

www.ntd.tv



Loading...
loading...

Leave a Comment