Nah Loh! Pakar Ekspresi Wajah Poppy Amalya Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Aksi Demian,Ternyata Demian Itu

Aksi sulap Demian Adiya dalam dengan tema 'Death Drop' yang akhirnya berbuah tragedi pada stuntman, Edison Wardhana meninggalkan kejanggalan sebelum aksi dimulai.

Kejanggalan aksi sulap Demian dibahas dalam acara Pagi Pagi Pasti Heppy di Trans TV yang mendatangkan psikolog sekaligus pakar mikro ekspresi, Poppy Amalya.

Diketahui aksi Death Drop merupakan aksi kedua dari Demian, usai melakukan aksi tersebut di America Got Talent.

Dalam acara tersebut aksi Demian terhenti. Kegagalan Demian sendiri dikarenakan adanya kesalahan teknis.

Demian Aditya
Demian Aditya (kolase Tribunsumsel.com)

saat dia menampilkan aksi dalam peti tergantung di atas tiga tombak yang teracung siap menusuk sang ilusionis.

Ia menempatkan dirinya di dalam kotak, terborgol, dan mengunci peti itu dengan paku. Untuk menambah ketegangan, tombak runcing itu dinyalakan dengan api.

Demian harus berhasil keluar kabur sebelum tali terputus dan menjatuhkan peti.

Aksinya terlihat berjalan mulus di awal. Tapi setelah tali terputus, peti tidak langsung jatuh dan masih menggantung.

Dalam penggalan video yang ditampilkan, Poppy mengatakan ada kejanggalan dari penglihatan Demian yang hanya melihat ke arah bawah.

Berbeda dengan stuntman, Edison Wardhana yang menjelaskan bisa menjelaskan aksi sulap Death Drop secara rinci.

viral
viral (kolase Tribunsumsel.com)

"Kenapa ini terjadi, karena sebelumnya ada kejadian, story, dimana dia memiliki trauma kegagalan.

Bukan berarti kegagalan, tetapi hanya telat sekian menit. Jadi membuat dia secara psikologis merasa khawatir".

Sementara itu usai aksi sulap Demian, stuntman Edison Wardhana alami kecelakaan dan kondisinya masih kritis di rumah sakit.

Kondisi Edison Wardhana belum stabil meskipun dia sudah sadar.

Edison merupakan stuntman Demian Adityadalam aksi The Death Drop yang ditampilkan di SCTV Awards 2017 pada Rabu (29/11/2017).

Seorang teman Edison yang sudah menjenguk di rumah sakit pada Kamis (30/11/2017).

"Sudah sadar tadi siang, tapi masih di ruang ICU. Kondisi masih belum stabil, pendarahannya banyak kemarin," kata pria yang enggan disebut namanya itu dikutip Banjarmasinpost.co.id dari Kompas.com, Kamis malam.

Dia menambahkan, pria yang akrab disapa Echon itu sudah menjalani sejumlah tindakan medis untuk luka-luka yang dialaminya dalam kecelakaan tersebut.

Satu di antaranya operasi untuk menghentikan pendarahan.

"Paru-parunya sudah dijahit. Sebagian paru-paru kiri dipotong, tetapi masih bisa bernapas normal," kata teman Edison itu.(Banjarmasin Post)



Loading...
loading...

Leave a Comment