Menikah dibawah ancaman, gadis cantik ini menangis setiap malam, penyebabnya bikin emosi!

Menikah sejatinya menjadi hal luar biasa dan bahagia untuk semua orang. Namun, hal itu berbeda dengan yang dialami oleh Tabassan Khan (nama samaran), gadis asal Inggris yang kala itu berusia 15 tahun.

Ia dipaksa menikah setelah ditodong pistol dan diancam oleh pamannya sendiri. Yang membuat ia terkejut adalah ia disuruh menikah dengan sepupunya sendiri. Yang lebih menyedihkan yakni, setiap malam selama kurang lebih 3 tahun Tabassan selalu diperkosa oleh suaminya.

Mulanya Tabassan pergi ke Pakistan untuk berlibur, saat itu ia tinggal bersama bibinya di Doncaster, Inggris. Rencana awal ia berlibur hanya saat musim panas saja di Pakistan. Namun semuanya meleset dari rencana awalnya itu. Saat tiba di Pakistan, Tabassan langsung ditodong pistol dan diancam oleh pamannya untuk menikah dengan sepupunya yang usianya masih 6 tahun.
Awalnya Tabassan menolak keinginan pamannya itu, namun ia terus diancam dan sang paman mengatakan akan melukai saudara perempuannya. Mendengar hal itu, Tabassan pun langsung mengiyakan keinginan pamannya tersebut dengan rasa yang sangat berat tentunya.

Setelah menikah dengan sepupunya itu, Tabassan pun harus tinggal bersama di Pakistan. Selama hampir 3 tahun, Tabassan harus menderita setiap malam, karena sang suami terus-terusan memperkosanya.

Ia merasa diperlakukan sebagai seorang pekerja seks dan hal itu membuatnya merasa sangat malu. Setelah 3 tahun berlalu, barulah Tabassan mengetahui alasan mengapa pamannya menikahkannya dengan sepupunya itu. Ternyata karena sepupunya itu ingin mendapatkan visa agar bisa pergi Inggris.

Mengetahui hal itu, ia berjuang untuk bisa lolos dan melarikan diri. Dan akhirnya pada tahun 2008 perjuangannya itu membuahkan hasil, pengadilan Pakistan mengabulkan gugatan cerai yang ia ajukan dan ia pun kembali ke Inggris.

Kini Tabassan bekerja sama dengan beberapa sekolah dan lembaga pendidikan untuk menanggulangi permasalahan nikah paksa bersama dengan organisasi It's My Right : No Forced Marriages. Ia ingin pemerintah setempat memberikan perlindungan kepada perempuan yang dikirim ke luar negeri. Hal itu bertujuan agar mereka tidak menjadi korban pernikahan yang didasarkan pada sebuah paksaan atau ancaman.

Loading...
loading...

Leave a Comment