Kesalahan Penggunaan Lensa Kontak yang Sering Dilakukan

Siapa yang tak kenal dengan lensa kontak? Alasan kepraktisan membuat benda ini menjadi favorit tersendiri. Apalagi bentuk lensa dengan berbagai warna menambah cantik penampilan Mama. Motifnya beragam sehingga menjadi daya tarik tersendiri. 

Hanya saja, ada yang kerap dilupakan oleh pengguna lensa kontak, yaitu cara tepat dan aman menggunakan lensa kontak. Bila penggunaannya tidak tepat, kontak lensa itu berisiko menyebabkan gangguan kesehatan mata. Mulai ringan sampai berat.

 

Untuk itu, yuk pelajari kesalahan penggunaan lensa kontak yang sering dilakukan Mama:

1. Menggunakannya Lebih Lama

Inilah salah satu kesalahan terbesar yang dialami pengguna. Riset di Amerika mengemukakan, ada 82% pengguna lensa kontak yang menggunakan lebih lama dari yang direkomendasikan. Padahal, kebiasaan itu dapat membuat kuman berkembang lebih banyak di mata, sehingga menyebabkan masalah pada mata, bahkan kebutaan. Patuhi jangka waktu pemakaian. Lensa kontak memiliki beberapa masa pakai di antaranya bulanan, per tiga bulan, atau per enam bulan. Yang penting adalah menepati jangka waktu yang telah ditentukan.

2. Dipakai Mandi dan Berenang

Kesalahan lainnya, banyak yang tetap menggunakan lensa kontak saat mereka mandi atau berenang. Kondisi itu berisiko menyebabkan infeksi di mata.

 

3. Lupa Membeli Lensa Kontak Berkualitas

Mama sering lupa, memilih lensa kontak warna yang sudah terdaftar / teregistrasi di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia atau regulator yang ditunjuk. Juga hindari membeli lensa kontak secara online karena Mama tidak bisa melihat kualitas lensa kontak tersebut. Pastikan juga Mama membeli lensa kontak warna di optik di mana terdapat tenaga ahli mata/ optisien sudah mempunyai STR (Surat Tanda Registrasi).

4. Digunakan Saat Tidur

Walaupun ada beberapa jenis lensa kontak yang aman dipakai saat tidur, sebaiknya lepaskan sebelum tidur. Kondisi mata tertutup selama tidur akan membuat mata kekurangan oksigen.  Hal ini akan memengaruhi pembengkakan pembuluh darah mata bila lensa kontak tetap digunakan. Selain itu mata juga perlu istirahat dari lensa kontak setelah pemakaian seharian.

 

Tip Merawat dan Memilih Lensa Kontak

  • Sangat dianjurkan memilih lensa kontak dengan kadar air di atas 50%, untuk menghindari rasa kering pada mata, terutama bagi mata yang sensitif.
  • Periksa dulu kondisi mata ke ahli mata / optisien yang profesional. Ahli mata akan menentukan jenis lensa kontak  yang cocok berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengukuran mata.
  • Mintalah petunjuk cara pemasangan lensa kontak yang baik dan benar kepada dokter mata atau tenaga kesehatan mata yang ada di optik. Selalu cuci tangan dengan bersih sebelum menyentuh dan memasang lensa kontak.

 

  • Bilas lensa kontak dengan cairan pembersih desinfektan khusus yang disediakan sebelum pemasangan ke mata dan saat dilepas dari mata. 
  • Cuci tempat lensa kontak setiap hari dan gantilah tempat lensa kontak secara teratur. Simpan lensa kontak dalam cairan steril yang disediakan.
  • Meskipun tidak ada keluhan, periksakan mata ke dokter mata secara teratur (minimal setahun sekali).  Sebaliknya, jika muncul keluhan seperti mata merah, gatal, berair, pandangan menjadi kabur, bengkak, dan sebagainya, hentikan pemakaian lensa kontak segera, segera hubungi dokter mata

Loading...
loading...

Leave a Comment