Kemanapun Wanita Ini Pergi Selalu Membawa Ransel, Begitu Dibuka Isinya Ternyata Sangat Mengejutkan!

Bagi wanita ini ransel ini sangatlah berharga, tidak bisa dipisahkan dari hidupnya, kemanapun ia pergi tas ransel ini pasti selalu dibawa, entah itu saat bekerja, makan, bahkan tidur. Karena tas ransel tersebut sangat berhubungan sekali dengan kesehatannya dan hidupnya.

Bagaimana tidak, ternyata didalam sebuah ransel itu adalah berisikan organ tubuh buatan, yakni jantung. Wanita bernama Selwa Hussain berusia 39 tahun ini pun harus selalu membawanya untuk dapat bertahan hidup setelah mengalami gagal jantung yang dialami pada Juli 2017 lalu.

 
 
www.travel.tribunnews.com

Selwa mendapat diagnosa memiliki masalah serius dengan hatinya yang menyebabkan jantungnya terlalu lemah untuk bertahan hidup. Tim Dokter yang menanganinya bahkan tidak mengizinkan dia untuk menjalani transplantasi jantung dan satu-satunya cara hanya dengan menggunakan jantung buatan.

 
 
www.travel.tribunnews.com

Dilansir dari travel. tribunnews.com, Selasa (9/1/2018), Jantung didalam tas itu menggunakan pompa bertenaga baterai dan motor listrik yang mampu memompa darah ke seluruh tubuh pada tingkat 138 kali setiap menit. Biaya jantung buatan sekitar 86 ribu pound setara Rp 1,4 miliar.

 
 
www.travel.tribunnews.com

Selain harus selalu membawa ransel seberat 6 Kg tersebut, ternyata dia juga harus selalu ditemani seseorang, karena dikhawatirkan bila baterai tiba-tiba gagal bekerja, maka hanya memiliki 90 detik untuk menggantinya dengan baterai baru.

 
 
www.travel.tribunnews.com

ternyata ini bukanlah pertama kali ada orang yang menggunakan jantung buatan dalam waktu lama. Sebelumnya seorang pria bernama Matthew Green (47) adalah pasien pertama yang sukses diberi jantung buatan. Sama seperti Selwa, pria ini selalu membawa jantungnya yang disimpan dalam tas yang tak boleh ia lupakan.

 
 
Matthew Green - http://amsaugm.blogspot.co.id

Hanya ada 1.690 orang di dunia yang pernah menerima jantung buatan. Dari mereka, 34 orang berada di bawah usia 18 tahun. Penerima tertua di Inggris berusia 62 tahun. (The Guardian.com)

Mendapatkan transplantasi organ bukan perkara mudah. Untuk pasien penyakit jantung, teknologi jantung buatan terbukti dapat membantu pasien untuk bertahan hidup.

Gagal jantung adalah kondisi saat otot jantung menjadi sangat lemah sehingga tidak bisa memompa cukup darah ke seluruh tubuh.

Kesehatan adalah nilai yang fantastis harga tinggi, praktis tidak ada nilai yang terukur yang tak tertandingi dengan harga apapun.

Yuk kita jaga kesehatan kita mulai sekarang

 

Sumber : travel. tribunnews.com

Loading...
loading...

Leave a Comment