Ingin Tahu, Kira-Kira Kapan Kita Akan Menikah? Ternyata Itu Bisa Dilihat Dari Garis Telapak

Kehidupan manusia tidak ada yang tahu dan dapat memprediksikan bagaimana kedepannya, mulai dari jodoh, kesehatan, rezeki, dan kematian adalah rahasia Tuhan. Tidak satupun akan tahu, sebagai manusia dan umat yang beragama manusia hanyalah bisa berusaha dan berdoa, selebihnya biarlah Tuhan yang mengatur.

Dizaman modern seperti saat ini sudah jarang ada yang mempercayai ramalan-ramalan atupun hal berbau mistis. Namun tetap saja masih ada masyarakat yang tetap percaya akan sebuah ramalan. Seperti memprediksi bagaimana kehidupan seseorang dimasa depan kelak yaitu salah satunya melalui cara seni membaca garis pada tangan atau juga disebut dengan Palmistry.

jari

Teknik ramalan seperti itu sudah lama dikembangkan dari ribuan tahun lalu yang hingga saat ini banyak masyarakat yang melakukan cara ini karena percaya hasilnya akurat.

 

Bagi masyarakat yang percaya ramalan ini, Seni ini dapat menjadi salah satu cara untuk memperluas cakrawala dan juga memahami pesan apa yang tersirat pada garis telapak tangan. Memang tidak dapat masuk diakal dan aneh, terutama bagi orang-orang yang tidak percaya dengan prediksi semacam itu, karena terlihat kuno dan diluar nalar.

Bagi yang mempercayai seni ini, garis tangan bagi mereka memiliki banyak manfaatnya. Seperti salah satunya dapat mengetahui masa depannya, karirnya kelak hingga yang paling 

Seorang ahli asal New York, AS, Ellen Goldberg seniman pembaca tangan menegaskan bahwasanya ia dapat menjelaskan arti dari berbagai jenis gari tangan yang ada di telapak tangan orang. Misal, garis cinta yang berada didekat jempol telapak tangan sebelah kanan. garis tersebut akan memberitahukan diusia berapakah kamu akan mendapatkan pasangan, sementara untuk garis pernikahan ada di bawah jari kelingking.

Jika ingin mengetahui kapan dapat menikah kamu hanya perlu mencocokan pada garis yang sama pada telapak tangan lainnya. Percaya atau tidaknya dengan prediksi tersebut tetap tidak mengurangi rasa percaya pada rencana Sang Maha Pencipta

Loading...
loading...

Leave a Comment