Hati-Hati, Salah Pilih Dalaman Bisa Menimbulkan Bau Tidak Enak

Kalau kamu lagi punya masalah sama bau nggak enak di daerah kewanitaan, coba deh sini duduk dulu. Pertama, coba inget-inget, ada nggak sih makanan berbau menyengat yang kamu makan kemarin? Pete, jengkol, atau mungkin keju?

Kalau nggak ada, coba tanya lagi sama diri sendiri. Berapa kali sih kamu ganti pembalut saat dapet atau bersihin vagina? Hmm, sering, ya?

Nah, kalau kamu nggak sering makan makanan menyengat dan sering membersihkan vagina, mungkin jawabannya ada di celana dalam. Emm.. bukan, maksudnya bukan ada di dalam celana kamu. Tapi, celana dalam kamu bisa jadi sumber masalah aroma yang nggak enak itu. Loh, loh?

Jadi gini, walaupun kesannya sepele, milih celana dalam itu juga ada aturannya. Salah satu yang paling penting adalah dengan menghindari bahan dengan “synthetic fabrics” di labelnya. Soalnya, bahan kayak gini akan menahan kelembaban di dalam dan malah membuat aroma nggak enak itu jadi makin banyak.

Udah terlanjur pakai? Nggak apa-apa, kok. Nanti kan bisa diganti. Tapi, pastikan bahan gantinya nanti terbuat dari 100% katun. Bahan katun dipercaya akan lebih efektif menghindarkan bau nggak sedap. Soalnya, udara akan lebih mudah keluar masuk dan vagina kamu nggak akan terlalu lembab.

Loading...
loading...

Leave a Comment