Duh, Hina Gaji PNS Kecil, Wanita Ini Tak Berkutik Saat Ada Warga yang Bongkar Kondisi Rumahnya!

Ingatkah anda, beberapa waktu terakhir ini sangat viral aksi-aksi wanita bernama Silvia Agustina melalui Facebook dan YouTube.

Silvia yang konon mempunyai ribuan pengikut dan kerap mem-posting hal-hal kontroversial.

Tapi siapa sangka kini Silvia Agustina yang menyebut dirinya "Ratu YouTube" kena batunya.

Melalui halaman Facebooknya yang sudah memiliki 59.990 pengikut, Silvia kerap mengunggah ujaran hinaan kepada orang Indonesia.

Padahal, Silvia sendiri adalah warga asli Indonesia.


Terbaru, Silvia mengejek gaji PNS yang rendah.

"Aku maunya sama pengusaha. PNS gajinya kecil, gedean saya," tuturnya.

Karena kesal, seorang tetangga Silvia bernama Warsito berkunjung ke rumah Silvia dan membeberkan banyak hal.

Belakangan diketahui, nama asli Silvia adalah Parjiyem.

Selain itu, rumah yang kerap diakui Silvia melalui videonya, ternyata adalah rumah majikannya.

Tetangganya menyebutkan, Parjiyem adalah seorang TKW yang tengah bekerja di Qatar.

Karena jengah dengan tingkah Parjiyem alias Silvia pada Facebook, Warsito pun mengabadikan video rumah asli TKW tersebut yang kemudian diunggah melalui channel YouTube "Melek Tube" pada Minggu (25/2/2018).

Dalam video tersebut tampak rumah Silvia masih beralas tanah dan papan.

"Ini dia kamar 'Ratu YouTube', rumah 'Ratu YouTube', alasnya bisa dilihat. Dapurnya masih pakai gentong. Lemarinya masih ndeso,".

Berapa sebenarnya gaji PNS yang dipandang enteng?

Sesuai amanat UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, rumusan upah yang diterima bagi PNS alias take home pay hanya akan terdiri dari tiga komponen, yakni gaji pokok, tunjangan kinerja, dan tunjangan kemahalan.

Untuk gaji pokok, akan ada peningkatan rasio atau perbandingan antara besaran gaji terendah PNS dan gaji tertinggi PNS.

Gaji pokok tidak lagi berdasarkan masa kerja, tetapi didasarkan pada beban kerja, tanggung jawab, dan risikonya.

Saat ini, rasio gaji pokok yang berlaku mencapai 1:3,7.

Contohnya, jika gaji pokok terendah PNS sekitar Rp 1,2 juta, gaji pokok tertinggi sebesar Rp 4,44 juta.

Pada tahun 2018 nanti, rasionya naik menjadi 1:11,9 sehingga gaji pokok tertinggi bisa melonjak Rp 14,3 juta.

Penerapan sistem gaji baru akan dilakukan pada 2018 lantaran pemerintah membutuhkan persiapan untuk sosialiasi ke seluruh daerah sekaligus persiapan anggarannya di daerah.

Setiawan menjamin sistem baru ini tidak akan menaikkan porsi belanja pegawai yang jumlahnya kini sudah mencapai sekitar Rp 270 triliun per tahun.

Terkait pemberian manfaat bagi para pensiunan PNS, "calon beleid" ini belum memiliki ketentuan yang jelas agar tidak merugikan PNS dan negara.

Seperti diketahui gaji pokok PNS belum mengalami kenaikan selama tiga tahun teakhir.

Gaji pokok pada tahun 2017 ini masih sama dengan 2015 lalu.

Jika ada kenaikan itu hanya untuk tunjangan saja.

Gaji pokok PNS 2017 mengacu pada PP Nomor 30 Tahun 2015.

Besarannya tergantung golongan dan Masa Kerja Golongan (MKG).

Duh, padahal bekerja sebagai PNS idaman hampir semua orang ya.

Sumber : bangkapos.com

Loading...
loading...

Leave a Comment